Senin, 03 Desember 2012

kisah nyata dari seorang cewe bernama salsa


Dear Diary,

Hai Di, udah lama Salsa ngga nulisin kamu yah, banyak banget yang Salsa mau ceritain ke kamu Di. Tadi pagi Salsa sama temen-temen ngomongin cowok masing-masing. Di masih inget sama Evan kan? cowoknya Salsa? Salsa malu banget deh sama dia. Dia soalnya nggak kayak cowok-cowok temen Sa;sa yang lain Di. Sebel deh sama Evan, bayangin deh Di semua minusnya Evan nih yah:

• Minus 10 karena dia nggak punya handphone, padahal cowok-cowok temen Salsa yang lain punya handphone.

• Minus 10 karena dia nggak dibolehin nyetir mobil sama ortunya karena belum 17th, padahal cowok-cowok temen Salsa yang lain biar sama-sama SMP udah boleh bawa sendiri!

• Minus 10 karena dia itu rambutnya cuma cepak biasa, padahal cowok-cowok temen Salsa yang lain itu rambutnya gaya abhies.

• Minus 10 buat dia karena dia itu nggak suka ketempat-tempat dugem Di, padahal Salsa suka banget ke sana, malu banget nggak sih punya cowok kayak gitu.

• Minus 10 buat dia lagi Di, karena dia nggak punya satu pun jacket XSML, padahal cowok-cowok temen Salsa yang lain sering banget belanja disana, kalau dia sih paling pake bajunya bangsa bangsa jacket yang merek FILA (idih banget nggak sich Di!).

• Minus 10 banget (dan yang ini banget banget-banget) karena dia masih suka bawa makanan dari rumah buat makan siang ke sekolah! Gila yah Di, malu-maluin banget nggak sih!

Sumpah yah Di, Salsa malu banget sama dia, kayaknya mau putus aja deh Di.
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Dear Diary,

Hari Ini valentine, pas Evan ke kelas Salsa mau kasih kado, Salsa cuma diem aja. Seharian itu Di, Salsa ngindarin dia abis-abisan, dia bingung gitu kayaknya Di, kenapa Salsa ngindar terus.

Sampe rumah dia nelepon Salsa,  Salsa males tapi ngomong sama dia Di, Salsa suruh pembantu bilang ke Evan kalau Salsa belum pulang. Dia nelepon 4 kali hari itu tapi Salsa males nerima.
Kira-kira 3 harian deh kayak gitu, tiap di sekolah Salsa ngindarin Evan pake cara ke WC cewek lah atau ngumpet-ngumpet lah, dan di rumah Salsa selalu nggak mau nerima telepon dari dia, kayaknya Salsa bener-bener udah illfeel dan malu pacaran sama dia Di!

Akhirnya waktu itu hari Senin, seperti biasa pas di sekolah, Salsa ngindarin dia. Pas pulang sekolah Salsa ngumpul di kantin sama temen-temen Salsa.
Mereka pada nanya kok Salsa ngindarin Evan terus Salsa diem aja, tapi setelah didesak akhirnya Salsa ngaku juga Salsa ngomong, "Ah bete banget gue sama tuh cowok, udah nggak ada modal mendingan gaul, dan mukanya setelah gue pikir-pikir biasa banget, ya ampun kok gue dulu mau yah jadi sama dia? dipelet kali yah gue!!"

Tiba tiba semua pada diem dan ngeliat ke arah punggung Salsa,  Salsa bingung dan nengok Di, ya Tuhan Di, ternyata ada Evan di belakang Salsa dan kayaknya dia denger yang Salsa baru ucapin barusan. Salsa cuma bisa diem tapi Salsa sempet ngeliat Evan sebentar. Dia diem, mukanya nunduk ke bawah terus dia pelan-pelan pergi dari situ.

Salsa diem aja, ada beberapa yang ngomong "Hayo loo Sall, dia denger lho!!"

Tapi ada juga yang ngomong, "Udahlah sall, baguslah denger, nggak ada untungnya tetep sama dia, ntar elo juga bisa dapet yang lebih bagus."

Bener juga yah Di, ya udah Salsa cuek aja, syukur deh kalau dia denger. Dia mau minta putus juga ayo, mau banget malah Salsa.

Dua hari pun berlalu Di, dan sejak saat Evan udah nggak berusaha nyamperin Salsa di sekolah atau nelepon Salsa,  Tiap ketemu di sekolah dia cuma diem dan ngelewatin Salsa aja.

Seminggu berlalu, 2 minggu berlalu sejak hari itu, Salsa mulai ngerasa ada sesuatu yang ilang Di, nggak tau kenapa Salsa mulai ngerasa kehilangan sesuatu, kadang-kadang Salsa suka bengong bingung sendiri, cuma Salsa berusaha ilangin perasaan itu. Salsa nggak tau kenapa jadi males kemana mana, pengennya sendiri aja, males ngapain. Semua orang jadi bingung kenapa Salsa berubah jadi kayak gini. Salsa sendiri juga nggak tau kenapa Di.
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Dear Diary,

Minggu malem nih Di, Ujan deres banget, Salsa diem dan ngerenung di dalam kamar. Tiba-tiba di channel V ada lagunya Janet Jackson Di! Tau kan liriknya?

Doesn't really matter what the eyes is seeing,
Cause im in love with the Inner being.

Saat itu tiba-tiba Salsa nangis Di, Salsa baru sadar... Betapa baiknya Evan... Salsa nangis senangisnya Di, karena Salsa baru sadar betapa begonya Salsa...

• Minus 10 karena Evan nggak punya HP Di, tapi plus 100 karena dia tiap malem rela jalan jauh ke wartel buat Nelpon Salsa ngucapin selamat tidur setiap hari...

• Minus 10 karena dia nggak dibolehin nyetir mobil sama ortunya karena belum 17 Di, tapi plus 100 karena tiap malem minggu dia rela naik sepeda jauh dari kemang ke bona indah khusus ngapelin Salsa biar ujan sekalipun...

• Minus 10 karena dia rambutnya cuma botak biasa dan nggak suka di spike, tapi plus 100 karena dalam keadaan rambut Salsa apapun baik bagus maupun lagi jelek, mau salah potong atau salah blow atau salah model dia selalu bilang Salsa cantik banget...

• Minus 10 karena dia nggak suka ke tempat dugem Di, tapi plus 100 karena dia rela nemenin Salsa ke tempat-tempat kayak gitu, meski dia nggak suka dan rela dimarahin ortunya karena pulang pagi nemenin Salsa... dengan naik taksi ke rumahnya...

• Minus 10 karena Evan nggak punya jacket XSML dan hanya punya jacket FILA biasa, tapi plus 100 karena kalau ujan di sekolah dia selalu minjemin Salsa jacketnya meski dia sendiri kedinginan...

• Minus 10 karena dia bawa makan siang ke sekolah, tapi plus 100 karena ternyata nabung uang jajan makan siangnya buat beli kado valentine buat Salsa...

Dari 60 minus yang Evan punya Di, dia punya 600 Plus di hati Salsa .. dari 1000 kekurangan Evan, dia punya semilyar kebaikan... Ya Tuhan Di, betapa begonya Salsa yah... Salsa yang beruntung sebenernya punya cowok Evan, dan Salsa juga yang nyakitin Evan, padahal nggak pernah sekalipun dia nyakitin Salsa. Malemnya Salsa nangis lama banget Di.
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Dear Diary,

Salsa ketemu sama Evan di sekolah. Salsa kejar dia dan bilang Salsa mau ngomong, Evan diem aja, tapi pulang sekolah dia nanya Salsa mau ngomong apa. Salsa kasih dia kartu buatan Salsa.  Salsa cium pipi dia dan Salsa bilang minta maaf karena Salsa udah nyakitin dia. Dia cuma diem aja terus pulang... Salsa cuma bisa diem karena sadar, Salsa yang berbuat, Salsa juga yang kehilangan... Sakit banget rasanya Di, Salsa pulang sekolah nangis tapi juga sadar itu semua Salsa yang bikin dan Salsa pula yang nanggung resiko-nya...

Malem itu tiba tiba mama ngetok pintu kamar Salsa,  katanya ada telepon. Ternyata bener Di, itu Evan, dia udah maafin Salsa,  dia udah lupain semuanya... aduh Di, girang banget hati Salsa, hi hi hi senengnya.

Nanti malem Evan mau kesini Di, dan Vella mau dandan secantik-cantiknya buat Evan, jadi Salsa udahan dulu yah Di... thanx banget udah denger curhat-nya Salsa, Salsa belajar satu hal Di:

Hargailah apa yang kamu miliki sekarang,
Karena tanpa kamu sadari,
Kamu begitu beruntung telah memiliki-nya.

Selamat malem diaryku...

NB: Minus 10 Di, karena mukanya tidak tampan, tapi plus 100 karena hatinya luar biasa tampan...

Doesnt' Really Matter what The eyes is seeing cause im in love with the Inner being.
jexcon is offline

0 komentar:

Posting Komentar